MENGANALISA PAKISTAN SEBAGAI NEGARA BERKEMBANG

 

MENGANALISA PAKISTAN SEBAGAI NEGARA BERKEMBANG

Oleh : Nadisha Aida Salsabila



·       NEGARA MAJU DAN BERKEMBANG

Menurut Aristoteles, negara adalah suatu organisasi kekuasaan yang dibentuk oleh sekelompok orang yang dikenal dengan sebutan bangsa. Secara umum, negara terbagi menjadi beberapa kelompok yang berbeda, salah satunya dibagi berdasarkan tingkat kemajuannya, sehingga dikenal dengan istilah negara maju dan negara berkembang.

Negara berkembang  adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut suatu negara yang mempunyai kesejahteraan material tingkat rendah. Hingga saat ini, tidak ada definisi tetap mengenai negara berkembang yang diakui secara internasional, sebab tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di setiap negara, serta beberapa negara memiliki standar hidup rata-rata yang tinggi

·       KARAKTERISTIK NEGARA BERKEMBANG

Jika membahas tentang negara berkembang, maka ada beberapa karakteristik yang perlu kita pahami terlebih dulu. Karakteristik tersebut diantara lain :

1.     Negara berkembang tidak memiliki kecukupan tenaga ahli untuk kebutuhan negara itu sendiri. Akibatnya, pengelolaan sumber daya yang dilakukan masih tergolong sederhana atau belum maksimal.

2.     Negara kategori berkembang berada di level terendah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh sebab itu, negara berkembang seringkali kalah bersaing dengan negara-negara maju, terutama negara yang lebih baik dalam bidang penjualan ataupun pengolahan sumber daya.

3.     Negara berkembang cenderung memiliki modal terlalu kecil. Bahkan, kebanyakan modal tersebut berasal dari pinjaman berbunga tinggi. Tak heran jika kemudian negara tersebut berisiko merugi sehingga menghambat perkembangannya karena beban bunga pinjaman yang wajib dibayar.

4.     Daya saing dan produktivitas dari negara berkembang masih sangat rendah. Oleh sebab itu, setiap produk yang dihasilkan cenderung gagal bersaing secara global dan hanya mampu diperjualbelikan di dalam negeri.

5.     Negara berkembang belum mempunyai infrastruktur dan sarana yang memadai. Dengan begitu, mobilitas negara lambat dalam melakukan berbagai pembangunan yang dibutuhkan.

6.     Negara berkembang identik dengan pendapatan per kapita yang rendah. Faktanya, pendapatan per kapita negara kategori ini hanya mampu meraup kurang dari USD 785 per tahun.

Jadi secara garis besar, negara berkembang saat ini  belum mencapai target pembangunannya. Namun pembangunan tersebut ada pada banyak faktor, misal dari kualitas pendidikan, sumber daya manusia, kekuatan ekonomi, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat di negara tersebut masih belum bisa memenuhi target.

·       CIRI-CIRI NEGARA BERKEMBANG

1.     Pendapatan per kapita yang cenderung rendah. Pendapatan per kapita di negara berkembang tidak sebesar negara maju karena masih tingginya angka pengangguran. Menurut data dari World Bank, negara dengan pendapatan perkapita rendah diukur berdasarkan jumlah pendapatan perkapita di bawah US$ 975 per tahun.

2.     Keamanan tidak terjamin. Tidak seperti di negara maju, keamanan di negara berkembang masih sangat minim dan tidak layak. Oleh karena itu, angka kriminalitas di negara berkembang juga masih tergolong tinggi.

3.     Minimnya fasilitas kesehatan. Fasilitas kesehatan di negara berkembang juga tergolong minim. Belum banyaknya fasilitas kesehatan yang layak pakai menyebabkan penduduk di negara berkembang lebih rentan terserang penyakit. Oleh karena itu, angka kematian di negara berkembang juga lebih besar dibanding angka kematian di negara maju, yang kemudian mengakibatkan rendahnya angka harapan hidup. 

4.     Perkembangan penduduk tidak terkendali. Negara berkembang mempunyai jumlah rata-rata penduduk yang sangat besar dibandingkan negara maju karena tidak terkendalinya perkembangan penduduk. Hal ini juga merupakan akibat dari minimnya edukasi dan fasilitas kesehatan. Dalam waktu jangka panjang, meningkatnya angka penduduk bisa menimbulkan masalah baru nih bagi sebuah negara. Misalnya ketersediaan fasilitas umum akan terasa kurang, terbatasnya lapangan pekerjaan, dan hal-hal lainnya yang membuat situasi kehidupan masyarakatnya jadi kurang ideal.

5.     Besarnya angka pengangguran. Di negara berkembang, angka pengangguran masih tergolong tinggi karena lowongan pekerjaan yang tersedia masih belum tersebar secara merata. Selain itu, tingkat pendidikan yang kurang merata juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan besarnya angka pengangguran. 

6.     Impor lebih tinggi dibanding ekspor. Dikarenakan rendahnya pengelolaan SDA dan SDM negara berkembang, negara berkembang lebih sering membeli barang dari luar negeri. Padahal tentu saja, bila kebutuhan sebuah negara sangat tergantung dari negara lain, maka posisi dari negara tersebut bisa dikatakan tidak stabil. Termasuk mudah terpengaruhi dari ketidakstabilan negara lainnya. Maka dari itu, semakin mandiri sebuah negara dalam memenuhi kebutuhannya, maka akan semakin dekat negara tersebut menyandang predikat sebagai negara maju.

·       NEGARA PAKISTAN

Pada kesempatan kali ini, saya memilih untuk membahas tentang negara Pakistan sebagai salah satu negara yang masih berkembang di Kawasan Benua Asia bagian selatan. Sebelum masuk pada pembahasan intinya, saya akan memperkenalkan terlebih dahulu mengenai profil negara Pakistan ini.

Pakistan merupakan negara di Asia Selatan padat penduduk dan multi etnis. Populasi penduduknya didominasi oleh orang Indo-Iran. Sejak Pakistan mencapai kemerdekaannya di tahun 1947, Pakistan dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim yang sangat banyak. Dan sepanjang perjalanan kemerdekaannya, Pakistan telah berjuang untuk mencapai stabilitas politik dan pembangunan sosial yang berkelanjutan. Pakistan berhasil mencapai kekuatan militer yang diakui dunia. Namun sayangnya, dalam hal ekonomi, Pakistan masih banyak tertinggal.

·       EKONOMI PAKISTAN

Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Pakistan melambat karena kebijakan ekonomi untuk mengatasi defisit yang tidak berlangsung baik. Salah satu buktinya, pada tahun 2019, pertumbuhannya melambat menjadi 3,3%.

Perlambatan ekonomi yang terjadi menunjukkan adanya penurunan 2,2 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terjadi lantaran langkah-langkah stabilisasi yang dilakukan oleh pihak berwenang yang kurang tepat.

Setelah melakukan beberapa percobaan dalam restrukturisasi ekonomi, Pakistan saat ini mengoperasikan ekonomi campuran. Yakni, badan usaha milik negara penyumbang Sebagian besar Produk Domestik Bruto (PDB).

·       MENGAPA PAKISTAN DISEBUT NEGARA BERKEMBANG

1.     Pakistan adalah negara berkembang yang ekonominya terutama mengandalkan pertanian.

2.     Pendapatan per kapita rendah yaitu di bawah 10.000 US$. Pada tahun 2010 pendapatan per kapitanegara Pakistan sebesar US$ 1050.

3.     Tingkat pertumubuhan penduduknya cukup tinggi yaitu 1,5%.

4.     Pakistan merupakan negara bekas jajahan Inggris dan merdeka pada tanggal 14 Agustus 1947.

5.     Pakistan memiliki tingkat kematian bayi tertinggi di Asia pada kelahiran pertamanya, hal ini menjadikannya tempat paling berbahaya di wilayah untuk proses melahirkan.

6.     Tingkat pengangguran yang cukup tinggi yaitu 6,3% pada tahun 2013.

7.     Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Pakistan belum tinggi yaitu sekitar 0,596 pada tahun 2013.

8.     Pakistan sedang mengalami banyak masalah seperti terorisme, kemiskinan, ketidakamanan, sektarianisme, etnis, sementara dan bigotries regional dan banyak lainnya. Semua masalah ini karenakurangnya kesadaran dan toleransi yang dikembangkan karena buta huruf.

9.     Pendidikan di Pakistan terus jauh tertinggal pada setiap tingkat pembuatan kebijakan pembangunan.

10.  Kualitas sumber daya manusianya rendah, sehinga penguasaan ilmu dan teknologi terhambat.

·       KESIMPULAN

Negara berkembang adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan dan mengkategorikan negara yang belum mencapai tingkat negara maju, tetapi bukan berarti negara gagal (failed state). Dengan kata lain, negara berkembang berada di antara negara maju (tingkat teratas) dan negara gagal (tingkat terendah). Negara berkembang adalah negara dengan rata-rata pendapatan yang rendah. Secara umum, negara berkembang memiliki tingkat kemiskinan dan pengangguran yang tinggi. Dan negara berkembang merupakan negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejehteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan.

Singkat dari perbedaannya, negara maju merupakan sebuah negara industri yang dianggap sukses dalam mengembangkan negaranya. Sedangkan negara berkembang merupakan sebuah negara yang baru saja memerdekakan diri atau sedang giat membangun negaranya itu sendiri.

Dari pembahasan yang sudah dibahas, menurut saya, Pakistan merupakan sebuah negara berkembang dengan ekonomi yang kurang cemerlang. Hal ini dapat dilihat dari beberapa alesan yang sudah saya sebutkan. Dan juga karena beberapa aspek yang memang menunjukkan bahwa Pakistan merupakan negara yang masih berkembang ini, maka Pakistan belum bisa dikatakan sebagai negara maju. Bisa dibilang negara Pakistan ini merupakan sebuah bangsa berkekuatan militer besar, tapi masih terjebak dalam kemiskinan. Atau bisa juga kita sebut dengan “Poor country, rich army”.

Komentar

  1. Bagus sekali nadisha selain informatif, menarik, juga sangat spesifik membahas mengapa Pakistan masuk kategori negara Berkembang. Good Job Lanjuuuuuutkan..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGANALISA FINLANDIA SEBAGAI NEGARA MAJU